Panduan Belajar CodeIgniter 4 untuk Pemula

Apa itu CodeIgniter 4?


CodeIgniter 4

CodeIgniter 4 adalah sebuah framework open source yang dibuat untuk memudahkan para developer dalam membuat website menggunakan bahasa pemrograman PHP. Dengan menggunakan CodeIgniter 4, para developer bisa menghemat waktu dan tenaga karena tidak perlu menulis script dari nol setiap kali membuat project baru. Sebuah framework seperti CodeIgniter 4 menawarkan sebuah kerangka kerja yang sudah tersedia untuk membantu membuat struktur website secara lebih mudah dan cepat.

CodeIgniter 4 memiliki beberapa kelebihan di antaranya yaitu:

  • Mudah digunakan
  • Dukungan dokumentasi yang lengkap
  • Mempunyai performa yang cukup cepat
  • Ringan dan dapat mendukung berbagai jenis database
  • Mudah dalam proses installasi

CodeIgniter 4 telah dirilis pada tahun 2020 dan dibangun di atas base framework yang memang sudah sangat terkenal sebelumnya yaitu CodeIgniter 3. Base framework ini sudah teruji kehandalannya dan mempunyai banyak pengguna sebelumnya sehingga membuat CodeIgniter 4 menjadi lebih terpercaya.

Menggunakan CodeIgniter 4 dapat memudahkan para developer dalam membuat website karena sudah terdapat banyak komponen yang siap untuk digunakan. Beberapa komponen tersebut di antaranya yaitu:

  • Routing
  • Validation
  • Configurations
  • Sessions
  • Cookies
  • Database
  • RESTful API
  • Security
  • JSON Web Token

Dengan menggunakan fitur-fitur yang disediakan oleh CodeIgniter 4, para developer bisa memfokuskan pada bagian business logic dari sebuah website tanpa perlu khawatir dengan masalah-masalah teknis lainnya.

Dalam penggunaannya, CodeIgniter 4 sangat fleksibel sehingga memungkinkan kita untuk menggunakan library atau extension tambahan yang diinginkan. Hal ini membuat CodeIgniter 4 tetap terlihat ringan namun tetap membawa penggunaannya ke level yang lebih tinggi.

CodeIgniter 4 juga menawarkan portability, dimana website yang dibuat dengan menggunakan framework ini bisa di-deploy pada berbagai jenis web server. Hal ini membuatnya sangat cocok untuk para developer yang ingin membuat website yang bisa dijangkau oleh berbagai jenis pengguna.

Dalam hal keamanan, CodeIgniter 4 juga mempunyai fitur-fitur keamanan yang cukup baik seperti proteksi SQL injection, cross-site scripting (XSS), dan fitur proteksi CSRF (Cross-Site Request Forgery). Seperti yang telah diketahui, masalah-masalah keamanan ini bisa sangat merugikan bagi sebuah website sehingga menggunakan sebuah framework yang memungkinan terjadinya proteksi keamanan akan sangat membantu dalam menjaga kredibilitas dan data pengguna.

Secara umum, CodeIgniter 4 adalah sebuah framework yang sangat cocok bagi para developer Indonesia yang ingin membuat sebuah website dengan mudah, cepat, dan tentunya aman. Dengan adanya banyak fitur-fitur yang siap digunakan, membuat sebuah website bisa menjadi sangat menyenangkan karena kita bisa lebih fokus pada business logic nya tanpa perlu terlalu khawatir dengan masalah teknisnya.

Persiapan Lingkungan Pengembangan


CodeIgniter 4

Bagi para developer pemula yang ingin mempelajari framework PHP, CodeIgniter 4 menjadi pilihan yang tepat karena mudah dipahami dan memiliki dokumentasi yang lengkap. Untuk memulai pengembangan web dengan menggunakan CodeIgniter 4, ada beberapa persiapan lingkungan pengembangan yang perlu dilakukan. Berikut adalah langkah-langkah persiapan yang harus dilakukan sebelum memulai pengembangan:

1. Download dan Install CodeIgniter 4

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mendownload CodeIgniter 4 dari website resminya. Setelah selesai didownload, selanjutnya adalah melakukan instalasi pada komputer atau laptop Anda. Pastikan Anda sudah menggunakan versi PHP minimal 7.2 dan juga modul-modul PHP yang dibutuhkan oleh CodeIgniter 4 seperti mbstring dan xml.

2. Mengenal Struktur Direktori CodeIgniter 4

Struktur Direktori CodeIgniter 4

Setelah CodeIgniter 4 diinstal di komputer Anda, selanjutnya adalah membiasakan diri dengan struktur direktori yang ada di dalamnya. Struktur direktori ini akan memudahkan Anda dalam mengorganisasi file dan folder pada proyek pengembangan Anda dengan CodeIgniter 4. Struktur direktori dasar yang ada pada CodeIgniter 4 terdiri dari:

– app/ : folder ini berisi file-file yang terkait dengan aplikasi web yang akan dibangun, seperti Models, Views, dan Controllers.

– system/ : folder ini berisi file-file yang berhubungan dengan CodeIgniter 4 itu sendiri. Folder ini terbuka untuk dimodifikasi, tetapi perubahan pada file yang terdapat di dalam folder ini sebaiknya ditinggalkan pada taraf pengembangan saja. Perubahan pada folder ini dapat mempengaruhi stabilitas dan performa dari framework CodeIgniter 4.

– writable/ : folder ini berisi file-file yang dibuat oleh aplikasi web ketika menjalankan fungsi-fungsinya, seperti file log dan file cache. Folder ini harus memiliki izin tulis yang cukup agar aplikasi dapat membuat file yang dibutuhkan.

Struktur direktori pada CodeIgniter 4 bisa diubah sesuai dengan kebutuhan pengembangan web Anda. Saat ini, standar yang digunakan adalah struktur direktori yang disediakan oleh CodeIgniter 4. Dalam melakukan pengembangan web dan membuat struktur direktori, developer pemula harus memperhatikan struktur direktori yang terstruktur rapi sehingga memudahkan pencarian file-file yang dibutuhkan.

3. Konfigurasi Environment Variables

Setelah memahami struktur direktori CodeIgniter 4, selanjutnya developer perlu mengkonfigurasi environment variables pada proyek pengembangan web. Environment variables bertujuan untuk memudahkan developer dalam menjalankan aplikasi pada berbagai lingkungan pengembangan, seperti development, testing, dan production.

File env tersedia pada CodeIgniter 4 dan ditempatkan di root directory. Developer bisa melakukan konfigurasi database, site url, dan server variables. Developer bisa menyalin file env menjadi .env dan melakukan konfigurasi sesuai kebutuhan, seperti membuat database dan menentukan base url situs web.

Dengan melakukankan persiapan diatas, developer pemula dapat memulai mengembangkan website dengan CodeIgniter 4. Namun, perlu diingat bahwa pengembangan web menggunakan framework membutuhkan kemampuan analisa dan logika yang baik. Selain itu, jangan lupa untuk mengikuti tutorial-tutorial yang sudah tersedia untuk memperdalam pemahaman.

Membuat Aplikasi Pertama dengan CodeIgniter 4


Membuat Aplikasi Pertama dengan CodeIgniter 4

Codeigniter 4 adalah framework web yang dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP, yang bersifat open source dan menggunakan kelebihan dari versi sebelumnya, yaitu Codeigniter 3. Untuk memaksimalkan penggunaan Codeigniter 4, kamu harus memahami beberapa konsep dasar seperti Model View Controller (MVC) dan URL rewrites.

Nah, untuk memulai membuat aplikasi pertama dengan Codeigniter 4 kamu bisa dengan mengikuti tutorial berikut ini:

Langkah 1: Menginstalasi Codeigniter 4

Cara menginstal Codeigniter 4 cukup mudah, yaitu dengan cara mengunduh Codeigniter 4 dari situs resminya di https://codeigniter.com/. Selanjutnya, kamu dapat mengekstrak file pengunduhan dan menempatkan hasil ekstrak di direktori htdocs di server web kamu.

Langkah 2: Pemilihan bahasa pemrograman

Dalam membuat aplikasi pertama dengan Codeigniter 4, pastikan kamu memilih bahasa pemrograman yang akan digunakan. Kamu dapat menggunakan bahasa pemrograman PHP atau bahasa pemrograman yang didukung oleh CodeIgniter seperti Java dan Python.

Langkah 3: Menyiapkan Model, Tampilan, dan Controller

Setelah berhasil menginstal Codeigniter 4 dan memilih bahasa pemrograman, langkah selanjutnya adalah menyiapkan Model, Tampilan, dan Controller dalam membuat aplikasi pertama dengan Codeigniter 4.

Model: Merupakan bagian yang bertanggung jawab atas operasi database dan mengambil data dari database. Dalam menggunakan CodeIgniter, kamu dapat membuat Model seperti membuat kelas dalam bahasa pemrograman.

Tampilan: Merupakan bagian yang menampilkan data ke pengguna dan bertanggung jawab atas estetika dan tata letak aplikasi. Dalam membuat Tampilan pada CodeIgniter, kamu dapat menggunakan template dan view seperti pada halaman web konvensional.

Controller: Merupakan bagian yang mengontrol alur aplikasi dan menghubungkan Model dan Tampilan dalam satu kesatuan. Dalam membuat Controller pada CodeIgniter, kamu dapat membuatnya seperti kelas dan menggunakan fungsi-fungsi yang terdapat dalam CodeIgniter.

Langkah 4: Membuat Aplikasi Pertama dengan CodeIgniter 4

Untuk membuat aplikasi pertama dengan Codeigniter 4, kamu dapat membuat sebuah blog sederhana. Berikut cara membuatnya:

Model: Buat Model Blog dengan fungsi blog(), dan koneksi ke database. Fungsi blog() akan mengambil data dari database dan mengembalikan array hasil pengambilan data.

Tampilan: Buat tampilan blog dan template yang digunakan pada blog. Template digunakan untuk mengelola tampilan halaman blog agar lebih mudah dalam pengubahannya.

Controller: Buat Controller dengan fungsi index(), dan mengambil data dari Model Blog dengan fungsi blog(). Fungsi index() pada Controller akan melempar data ke tampilan untuk ditampilkan.

Dalam membuat aplikasi di Codeigniter 4, kamu harus mengikuti aturan-aturan yang disesuaikan dengan model MVC. Selanjutnya, kamu dapat mengatur URL dari Controller untuk mengakses aplikasi dari sisi pengguna. Dengan begitu, pengguna tidak perlu mengakses direktori dari website secara langsung dan dapat menyederhanakan penggunaan website.

Itulah cara membuat aplikasi pertama dengan CodeIgniter 4. Dalam membuat aplikasi lebih lanjut, kamu dapat mengembangkan dan menambahkan fitur-fitur yang lebih kompleks seperti mengintegrasikan data dalam basis data dan menggunakan API dari luar pada aplikasi.

Membuat Sistem Autentikasi dengan CodeIgniter 4


Sistem Autentikasi CodeIgniter 4

Membuat sistem autentikasi dengan CodeIgniter 4 adalah cara yang tepat untuk menjaga keamanan data pada web. Autentikasi adalah proses pengenalan pengguna atau sistem. Hal ini dilakukan untuk memverifikasi apakah pengguna benar-benar orang yang diperbolehkan atau sistem yang memperkenankan untuk mengakses sumberdaya tertentu. Dalam membuat aplikasi web, autentikasi sangat penting untuk memastikan hanya pengguna yang diberi keamanan akses ke sistem tersebut.

Dalam CodeIgniter 4, terdapat built-in fitur yang bisa digunakan untuk membuat sistem autentikasi. Salah satu fitur tersebut adalah “Session”. Session adalah fitur bawaan di CodeIgniter yang digunakan untuk menyimpan informasi mengenai sesi/user yang sedang login ke dalam sistem. Dengan menggunakan session, system tidak perlu terus-menerus melakukan proses login pada database server setiap kali pengguna ingin melakukan akses.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membuat sistem autentikasi dengan CodeIgniter 4:

1. Buat tabel pengguna di database
2. Buat controller dan model pengguna
3. Buat form login pada view
4. Buat fungsi untuk memvalidasi login pada controller
5. Setelah login sukses, simpan session user pada method yang sama

Langkah pertama untuk membuat sistem autentikasi adalah membuat tabel pengguna di dalam database. Tabel pengguna ini berisi informasi seperti nama lengkap, username dan password hash. Dalam membuat tabel pengguna, dibutuhkan minimal tiga kolom: id, username, dan password.

CREATE TABLE `users` (
`id` int(11) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
`username` varchar(50) NOT NULL,
`password_hash` varchar(255) NOT NULL,
PRIMARY KEY (`id`)
) ENGINE=InnoDB AUTO_INCREMENT=1 DEFAULT CHARSET=utf8mb4;

Langkah kedua adalah membuat controller dan model untuk pengguna. Dalam controller pengguna, buatlah fungsi untuk menampilkan form login. Setelah itu, dalam model pengguna, buatlah fungsi untuk mengambil data pengguna dari database berdasarkan username.

Setelah itu, langkah ketiga adalah membuat form login pada view. Pada form login, terdapat dua kotak masuk yang harus diisi, yaitu username dan password. Saat pengguna mengisi informasi login pada form, langkah keempat adalah validasi login pada controller. Kemudian setelah validasi login sukses, session user akan disimpan pada method yang sama.

Untuk melihat contoh lengkap mengenai pembuatan sistem autentikasi dengan CodeIgniter 4 bisa dilihat di bawah ini:

Contoh Project Autentikasi di Codeigniter 4:
https://github.com/dirtymavn/codeigniter4-authentication

Membuat CRUD dengan CodeIgniter 4


CRUD dengan CodeIgniter 4

CRUD (Create, Read, Update, Delete) adalah fitur utama pada aplikasi web yang digunakan untuk mengelola data. Dalam pembuatan aplikasi CRUD, CodeIgniter 4 dapat menjadi pilihan yang tepat karena memiliki struktur dan fitur yang memudahkan proses pengembangan aplikasi tersebut.

Langkah-langkah untuk membuat aplikasi CRUD dengan CodeIgniter 4 adalah sebagai berikut:

1. Persiapan

Sebelum mulai membuat aplikasi CRUD, pastikan sudah melakukan instalasi CodeIgniter 4. Kemudian, buatlah database dan tabel yang akan digunakan untuk menyimpan data. Setelah itu, buat sebuah model untuk mengakses data pada tabel tersebut dan buatlah sebuah controller untuk menghubungkan model dengan tampilan (view) aplikasi.

2. Membuat Tampilan (View)

Setelah membuat model dan controller, selanjutnya adalah membuat tampilan (view) aplikasi. Buatlah sebuah halaman untuk menampilkan daftar data yang akan ditampilkan. Selain itu, buat pula halaman untuk menambah data, mengedit data, dan menghapus data.

3. Membuat Fungsi Controller

Setelah membuat tampilan, selanjutnya adalah membuat fungsi pada controller. Fungsi ini digunakan untuk menampilkan halaman yang sesuai dengan permintaan pengguna. Misalnya, jika pengguna meminta untuk menampilkan daftar data, maka controller akan menampilkan halaman yang menampilkan daftar data. Begitu juga dengan fitur menambah data, mengedit data, dan menghapus data.

4. Membuat Fungsi Model

Selanjutnya adalah membuat fungsi pada model. Fungsi ini digunakan untuk mengambil data dari database, menambah data ke database, mengedit data di database, dan menghapus data dari database.

5. Implementasi Fitur CRUD


CodeIgniter 4 CRUD

Setelah semua persiapan selesai, langkah terakhir adalah mengimplementasikan fitur CRUD. Untuk membuat fitur ini, kita akan membuat sebuah form untuk menambah dan mengedit data. Kemudian, kita akan menambahkan fungsi pada controller dan model untuk melakukan aksi yang dibutuhkan (menambah data, mengedit data, dan menghapus data) berdasarkan permintaan pengguna. Setelah itu, kita akan menampilkan hasil dari aksi yang dilakukan pada view.

Berikut adalah cara untuk membuat fitur CRUD menggunakan CodeIgniter 4:

  1. Membuat form untuk menambah dan mengedit data
  2. Membuat fungsi pada controller
  3. Membuat fungsi pada model
  4. Menampilkan hasil aksi pada view

Sekarang, aplikasi CRUD menggunakan CodeIgniter 4 sudah berhasil dibuat! Dengan menggunakan struktur dan fitur yang dimiliki CodeIgniter 4, membuat aplikasi CRUD menjadi lebih mudah dan efisien. Selanjutnya, kamu dapat mengembangkan aplikasi tersebut dengan menambahkan fitur-fitur lain sesuai dengan kebutuhan.

Leave a Comment